Shenzhen – Turnamen King Cup yang diinisiasi legenda bulu tangkis Tiongkok, Lin Dan, menuai pujian dari sejumlah pebulutangkis tunggal putra top dunia. Mereka menilai ajang ini sebagai pemanasan ideal sebelum menghadapi agenda padat dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Pebulutangkis nomor satu dunia asal Tiongkok, Shi Yu Qi, dan peringkat tiga dunia asal Denmark, Anders Antonsen, secara khusus memberikan apresiasi terhadap turnamen yang baru saja rampung di Shenzhen, China, tersebut.

Antonsen bahkan menyebut King Cup sebagai representasi bulu tangkis dalam bentuk terbaiknya. “Ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Saya sangat senang berada di sini,” ujarnya usai pertandingan final melawan Shi Yu Qi.

Shi Yu Qi sendiri keluar sebagai juara King Cup setelah mengalahkan Antonsen dengan skor 22-20, 21-7. Ia membawa pulang hadiah sebesar 1,2 juta yuan (sekitar Rp2,6 miliar). Sementara Antonsen mendapatkan 600.000 yuan (sekitar Rp1,3 miliar).

Selain Shi Yu Qi dan Antonsen, pebulutangkis Prancis, Alex Lanier, yang menempati peringkat delapan dunia, juga menyoroti nilai kompetitif King Cup dalam mempersiapkan diri setelah menjalani latihan intensif. Lanier meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Jonatan Christie dengan skor 21-17, 21-19, dan berhak atas hadiah 350.000 yuan (sekitar Rp770 juta).

King Cup adalah turnamen undangan yang pertama kali digelar tahun lalu dengan total hadiah mencapai 3 juta yuan (sekitar Rp6,6 miliar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *