Jakarta – Arsenal kembali diuntungkan gol bunuh diri lawan. Terbaru, gol dari Georginio Rutter saat melawan Brighton menjadi gol bunuh diri keempat yang didapat Arsenal musim ini.

Meski tampil dominan, Arsenal kerap goyah saat mendapat tekanan. Hal ini memunculkan kekhawatiran “kutukan setelah Natal” bagi The Gunners.

Arsenal saat ini menduduki puncak klasemen dengan 42 poin, unggul dua angka dari Manchester City.

Pada pertandingan melawan Brighton yang digelar Sabtu (27/12/2025), Arsenal menang berkat gol bunuh diri Rutter. Sebelumnya, Martin Odegaard mencetak gol pembuka untuk Arsenal di menit ke-14.

Gol bunuh diri Rutter terjadi di menit ke-52. Sundulannya saat mencoba menghalau sepak pojok Declan Rice justru masuk ke gawang sendiri.

Menurut laporan BBC, Arsenal menjadi tim yang paling banyak diuntungkan oleh gol bunuh diri lawan di Liga Inggris musim ini.

Sebelumnya, saat menjamu Wolves dan Crystal Palace, Arsenal juga mendapatkan keuntungan dari kesalahan pemain lawan.

Berikut daftar pemain yang melakukan gol bunuh diri untuk Arsenal:

  • Sam Johnstone (Wolves)
  • Yerson Mosquera (Wolves)
  • Maxence Lacroix (Crystal Palace)
  • Georginio Rutter (Brighton)

Sempat Dominan, Lalu Goyah

Arsenal sebenarnya tampil sangat perkasa di awal laga melawan Brighton.

Di bawah komando Martin Odegaard dan Bukayo Saka, Arsenal mencatatkan statistik unggul dengan 19 tembakan berbanding 0.

Namun, penyakit lama Arsenal kembali muncul.

Meskipun unggul, skuad asuhan Mikel Arteta sempat panik setelah Brighton memperkecil kedudukan.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran soal kutukan setelah Natal.

Ini adalah musim ketiga di bawah Arteta di mana Arsenal berada di puncak klasemen saat Natal.

Namun, di dua musim sebelumnya, posisi tersebut berakhir dengan kegagalan meraih gelar juara.

Situasi saat melawan Wolves, Crystal Palace, dan Brighton menunjukkan pola yang sama. Arsenal seringkali mempersulit diri sendiri saat kemenangan sudah di depan mata.

Saat ini, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen dengan 42 poin dari 18 laga.

The Gunners hanya berselisih dua poin dari Manchester City yang menempel ketat di urutan kedua.

Akankah Arsenal mampu bertahan hingga akhir musim? Atau akan kembali terpeleset di tikungan terakhir seperti musim-musim sebelumnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *