Jakarta – Sadio Mané mengungkapkan alasan dirinya menolak pinangan Manchester United sebelum akhirnya bergabung dengan Liverpool. Kekhawatiran minimnya kesempatan bermain menjadi pertimbangan utama pemain asal Senegal tersebut.
Mané, yang saat itu bermain untuk Southampton, menjadi incaran banyak klub setelah tampil impresif di Liga Primer Inggris. Manchester United menjadi salah satu klub yang tertarik memboyongnya pada tahun 2015.
Namun, Mané merasa ragu untuk bergabung dengan Setan Merah karena banyaknya pemain bintang di lini depan mereka saat itu. Ángel Di María, Memphis Depay, Wayne Rooney, dan Robin van Persie menjadi pesaingnya untuk mendapatkan tempat di tim utama.
“Saat itu saya sedang berbicara dengan Van Gaal. Rooney ada di sana. Di María ada di sana… dan Depay juga ada. Ketika mereka gagal mendapatkan saya, mereka membeli [Anthony] Martial,” ungkap Mané seperti dilansir Sports Illustrated.
Mané khawatir dirinya tidak akan mendapatkan menit bermain yang cukup untuk mengembangkan permainannya. Ia ingin bermain secara reguler untuk meningkatkan kemampuan dan konsistensinya.
Pada periode yang sama, Mané juga sempat bertemu dengan Mauricio Pochettino yang saat itu melatih Tottenham Hotspur. Ia menilai proyek Spurs lebih meyakinkan, namun akhirnya memilih bertahan satu musim lagi di Southampton.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Setahun kemudian, Mané bergabung dengan Liverpool dan menjadi salah satu pemain kunci di bawah asuhan Jurgen Klopp. Bersama The Reds, ia meraih berbagai gelar juara, termasuk Liga Primer Inggris dan Liga Champions.











