Liverpool – Liverpool dikabarkan membidik bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Inkonsistensi di sektor belakang menjadi alasan utama The Reds mengincar pemain berusia 26 tahun tersebut.

Menurut laporan, Bastoni dinilai sebagai salah satu bek paling komplet di Eropa. Kemampuan membaca permainan, distribusi bola yang presisi, dan pergerakan taktisnya menjadi daya tarik utama.

Namun, upaya Liverpool untuk mendapatkan Bastoni tidak akan mudah. Inter Milan disebut hanya bersedia melepasnya dengan harga sekitar 100 juta Euro atau sekitar Rp 1,76 triliun.

Nilai transfer tersebut menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Liverpool. Pasalnya, klub asuhan Arne Slot itu telah mengeluarkan lebih dari 450 juta Euro (sekitar Rp 7,9 triliun) untuk sejumlah pemain baru di bursa transfer musim panas lalu.

Liverpool kini fokus mencari pengganti jangka panjang bagi Virgil van Dijk, yang telah memasuki fase akhir kariernya di usia 34 tahun. Bastoni dinilai memiliki karakteristik serupa, tenang dalam tekanan, mampu memimpin lini pertahanan, dan mahir membangun serangan dari belakang.

Inter Milan sendiri berada dalam posisi kuat di Serie A dan belum menunjukkan indikasi akan melepas pemain andalannya. Bastoni merupakan bagian penting dari sistem pertahanan yang solid.

Sejak menembus tim utama pada 2019, Bastoni tampil konsisten di berbagai kompetisi. Jika transfer ini terwujud, ia akan menjadi salah satu bek termahal yang pernah didatangkan klub Premier League.

Hingga kini, baik Liverpool maupun Inter Milan belum memberikan komentar resmi terkait rumor ini. Selain Bastoni, Liverpool juga dikabarkan memantau sejumlah nama alternatif di posisi serupa.

Ketertarikan Liverpool terhadap Bastoni adalah bagian dari strategi regenerasi pertahanan menjelang musim 2026. Klub berencana membangun fondasi baru di bawah arahan manajer Arne Slot.

Bastoni sendiri tetap fokus memperkuat Inter Milan di tengah jadwal padat Serie A dan Liga Champions. Dengan kontrak yang masih berjalan hingga 2028, negosiasi apa pun dipastikan akan berlangsung sulit dan memerlukan biaya besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *