Padang – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan tanggapan atas kericuhan suporter yang terjadi dalam pertandingan Selangor FC melawan Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025/2026.
AFC akan mengambil tindakan tegas setelah menerima laporan lengkap terkait insiden kericuhan tersebut. Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menegaskan pihaknya menanggapi serius masalah keamanan dalam setiap pertandingan.
Pertandingan yang digelar di MBPJ Stadium, Kamis (6/7/2025) malam itu, dimenangkan Persib dengan skor 3-2.
Sempat terjadi kericuhan yang melibatkan suporter setelah pertandingan usai. Selangor FC berpotensi mendapatkan hukuman akibat masalah keamanan dan kekacauan yang terjadi.
“AFC menanggapi masalah keamanan dengan serius dalam pertandingan, tetapi kami menunggu laporan lengkap terlebih dahulu untuk mengetahui apa yang terjadi,” kata Windsor Paul John, seperti dilansir dari Harian Metro.
Laporan tersebut nantinya akan diteruskan ke Komite Disiplin AFC untuk penanganan lebih lanjut.
Selain kericuhan di area pendukung tim tamu, dilaporkan juga beberapa pendukung memasuki lapangan setelah laga berakhir. Namun, petugas keamanan berhasil menghentikan mereka sebelum mendekati pemain Selangor FC.
Pendukung tuan rumah juga dilaporkan masuk ke ruang VIP dan merusak beberapa fasilitas umum.
Dalam pertandingan tersebut, dua gol Selangor FC dicetak oleh Chrigor pada menit ketiga dan bunuh diri bek Persib, Patricio Matricardi (17′). Sementara tiga gol Persib dicetak oleh Andrew Jung (49′) dan Adam Alis (81′ dan 90+7′).
Kemenangan ini membuat Persib kokoh di puncak klasemen Grup H dengan 10 poin. Sebaliknya, Selangor FC dipastikan tersingkir dari AFC Champions League Two setelah menelan kekalahan keempat dan berada di posisi terakhir tanpa poin. Mereka tak punya harapan lolos meski menyisakan dua pertandingan melawan Bangkok United dan Lion City Sailors.











