Jakarta – Granit Xhaka mengenang momen kedatangan Mikel Arteta sebagai pelatih Arsenal yang mengubah segalanya. Ia tak akan pernah melupakan bagaimana Arteta menggambarkan kondisi tim saat itu.
Arteta ditunjuk sebagai pelatih Arsenal pada Desember 2019. Xhaka, yang sudah membela Arsenal sejak 2016, menceritakan bagaimana Arteta menggunakan kursi-kursi yang berserakan untuk menggambarkan kekacauan tim.
“Saya tidak akan pernah melupakan hari pertama Mikel datang. Di tempat latihan, ada ruangan besar dengan kursi-kursi yang berserakan di mana-mana,” ujar Xhaka kepada *The Athletic*.
Arteta kemudian mengumpulkan semua staf dan berkata, “Teman-teman, dari luar, kalian terlihat seperti ini: kacau.” Lalu, Arteta meminta semua orang merapikan kursi-kursi tersebut. “Saya ingin kalian seperti ini setiap hari,” tegas Arteta.
Setelah momen itu, Arteta langsung mengubah mentalitas dan cara berlatih pemain Arsenal. Xhaka mengaku terkesan dengan kinerja mantan asisten pelatih Pep Guardiola tersebut.
“Anda berpikir ‘wow’, dia sudah memulai dengan standar-standar ini sejak hari pertama. Setelah itu, dia membangun mentalitas kami, standar dalam latihan, pra-latihan, aktivasi, dan pemulihan,” kata Xhaka.
“Dia membawa orang-orang yang bekerja dengan sangat baik. Sungguh luar biasa bisa bekerja dengannya karena dia memandang sepak bola dengan cara yang berbeda,” lanjutnya.
Bersama Arteta, Xhaka berhasil meraih Piala FA pada 2020. Ia juga membantu Arsenal menjadi penantang gelar Liga Inggris musim 2022/2023.
Xhaka, yang kini menjadi kapten Sunderland, akan menghadapi mantan klubnya, Arsenal, pada Minggu (9/11).











