Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjaring lima nama kandidat pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Proses seleksi ini dilakukan usai PSSI mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert.

Erick Thohir menegaskan PSSI tidak ingin terburu-buru dalam memilih pelatih yang tepat untuk Skuad Garuda. Pemilihan ini diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia kembali kompetitif, terutama menjelang Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.

“Kita kembali menjaring nama lebih banyak, sudah ada lima nama,” kata Erick Thohir seperti dilansir dari kanal YouTube Bukan Kaleng Kaleng.

Menurut Erick, kelima nama tersebut masih dalam tahap diskusi dengan berbagai pihak, termasuk internal PSSI dan pemerintah. PSSI akan fokus pada agenda FIFA Matchday di tahun depan, mulai dari Maret hingga November.

Erick juga menyampaikan bahwa kelima kandidat tersebut belum tentu bersedia melatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, ada 10 nama yang masuk daftar, namun separuhnya menyatakan tidak bersedia.

“Karena lima nama ini belum tentu *available*, ini kan baru cita-cita,” ujarnya.

Erick enggan membeberkan nama-nama kandidat pelatih maupun asal negaranya. Namun, ia menyebutkan bahwa mereka berasal dari sekitar empat negara.

Menanggapi desakan agar dirinya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI usai kegagalan Patrick Kluivert membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir mengisyaratkan dirinya tidak akan meninggalkan jabatannya hingga masa periodenya berakhir pada 2027.

“Jangan kita membangun *scapegoat*. Kita harus mengaku salah semua,” tegas Erick.

Ia mempersilahkan siapa saja yang berminat untuk maju sebagai Ketua Umum PSSI pada pemilihan tahun 2027 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *