Padang – Semen Padang FC melakukan perubahan besar dalam struktur organisasi dan persiapan teknis setelah berakhirnya Liga 1 musim 2025/2026. Salah satu langkah awal yang diambil adalah pengangkatan Deni Sulton sebagai General Manager sekaligus Asisten Manajer, efektif mulai 25 Mei 2026.

Deni Sulton, yang memiliki pengalaman luas di sepak bola nasional dan pernah menjabat sebagai Sekretaris Tim Nasional Indonesia pada era pelatih Shin Tae-yong, dipilih untuk memperkuat manajemen klub. Chief Operation Officer Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh yang dilakukan segera setelah pertandingan terakhir melawan Persija Jakarta.

“Setelah laga terakhir menghadapi Persija, manajemen langsung melakukan evaluasi dan salah satu hasilnya adalah pengangkatan Deni Sulton sebagai General Manager,” ujar Braditi.

Selain restrukturisasi manajemen, klub juga tengah mencari stadion alternatif untuk markas sementara. Stadion Haji Agus Salim tidak dapat digunakan karena akan menjalani renovasi. Dua stadion yang menjadi kandidat adalah Stadion Benteng di Tangerang dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi. Perwakilan klub sudah melakukan survei langsung ke kedua lokasi untuk memastikan kelayakannya.

Di sisi teknis, Semen Padang FC mulai menyusun kerangka skuad baru dengan target utama kembali ke Liga 1. Proses inventarisasi pemain baru dan seleksi pemain lama sedang berjalan intensif.

Perombakan juga terjadi di jajaran pimpinan tertinggi klub. Andre Rosiade resmi menjabat sebagai Presiden Klub, sementara Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade diangkat sebagai CEO Semen Padang FC. Restrukturisasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi klub dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *