Jakarta – Antusiasme pelari dari Indonesia dan dunia terhadap Minang Geopark Run (MGR) 2025 semakin tinggi.

Setelah kuota 2.500 peserta terpenuhi, panitia menambah 500 slot lagi.

Per Rabu (17/9/2025), tersisa 100 slot yang tersedia dan diperkirakan akan habis sebelum pendaftaran ditutup pada 30 September 2025.

“Kami optimistis seluruh slot peserta MGR 2025 akan terisi sebelum penutupan pendaftaran, mencatatkan partisipasi terbesar sejak MGR pertama kali digelar tahun 2018,” ujar Founders MGR, Yv Tri Saputra, di Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Meskipun tercatat 3.000 pelari terdaftar, Yv Tri Saputra memperkirakan sekitar 6.000 orang akan memeriahkan MGR 2025 di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Hal ini dikarenakan MGR bukan hanya lomba lari, melainkan juga menggabungkan unsur wisata, budaya, dan kuliner, sehingga banyak pelari yang membawa serta keluarga mereka.

Untuk kenyamanan dan keamanan peserta, panitia MGR 2025 juga telah merekrut 22 pacer dari 150 pendaftar.

“Pacer bertugas sebagai patokan kecepatan lomba. Kami merekrut secara terbuka dari berbagai komunitas pelari di Indonesia,” jelas Yv. Pacer yang terpilih akan mendapatkan slot lari gratis, transportasi, dan akomodasi selama tiga hari di Bukittinggi.

Kehadiran pacer di MGR 2025 menunjukkan standar nasional dan internasional lomba lari yang memadukan olahraga dan pariwisata.

“Pace 5” berarti kecepatan 5 menit per kilometer. Seorang pelari dengan “Pace 5” akan menyelesaikan kategori 10K dalam 50 menit, sementara “Pace 10” berarti membutuhkan waktu 10 menit per kilometer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *