Jakarta – Kepindahan Megawati Hangestri ke klub voli Hyundai Hillstate di Korea Selatan menjadi topik hangat di kalangan penggemar olahraga. Megawati dikabarkan menerima gaji fantastis dan mendapat julukan unik yang menarik perhatian banyak pembaca.

Di sisi lain, prestasi ganda putra Indonesia di Indonesia Open 2026 juga menuai pujian dari netizen. Namun, perhatian publik kembali tertuju pada skandal diskualifikasi massal pebulutangkis elite pada Olimpiade London 2012 yang masih menjadi perbincangan hangat hingga kini.

Skandal tersebut melibatkan delapan pebulutangkis dari China, Korea Selatan, dan Indonesia yang didiskualifikasi karena sengaja kalah demi keuntungan di babak gugur. Insiden ini terjadi di Wembley Arena dan dianggap sebagai noda dalam sejarah bulutangkis dunia. Pasangan yang terlibat antara lain Yu Yang/Wang Xiaoli (China), Jung Kyung-eun/Kim Ha-na dan Ha Jung-eun/Kim Min-jung (Korea Selatan), serta Greysia Polii/Meiliana Jauhari (Indonesia).

Sementara itu, agen voli Korea, Chris Kim, menjelaskan alasan Hyundai Hillstate merekrut Megawati sebagai Opposite utama untuk musim depan. Chris Kim menyatakan, “Klub melihat potensi besar Megawati yang sudah terbukti saat bermain di Red Sparks.” Hyundai Hillstate akan memulai persiapan musim baru melalui Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 yang digelar di Danyang pada 7-10 Juni. Turnamen ini diikuti oleh 10 tim, terdiri dari enam peserta V-League dan empat tim amatir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *