Qingdao – Tim bulu tangkis putri Indonesia menghadapi situasi kritis di semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. Menghadapi Korea Selatan di Qingdao Qonson Gymnasium, Sabtu, Indonesia langsung tertinggal 0-2 setelah dua partai awal berakhir dengan kekalahan.
Harapan untuk mencuri poin pembuka melalui tunggal putri pertama, Thalita Ramadhani Wiryawan, tidak terwujud. Ia tak mampu mengimbangi permainan dominan Kim Ga Eun dari Korea Selatan.
Sejak gim pertama, Thalita kesulitan keluar dari tekanan. Pukulan Kim lebih rapi dan konsisten, sementara Thalita kerap melakukan kesalahan sendiri. Akhirnya, Thalita menyerah dua gim langsung dengan skor 5-21 dan 4-21.
Situasi serupa terjadi pada partai kedua. Pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum gagal menyamakan kedudukan. Mereka takluk dari pasangan Korea, Baek Hana dan Kim Hye Jeong, dengan skor 14-21 dan 10-21.
Kekalahan ini membuat Indonesia tertinggal 0-2 dan berada di bawah tekanan besar.
Saat berita ini diturunkan, partai ketiga sedang berlangsung. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi turun di tunggal putri kedua menghadapi Park Ga Eun. Dhinda sempat memberikan harapan setelah memenangkan gim pertama.
Indonesia wajib memenangkan sisa pertandingan untuk membalikkan keadaan dan melaju ke final. Satu kekalahan lagi akan menghentikan langkah Merah Putih di babak semifinal.











