Jakarta – Generasi Z dan milenial semakin rajin berolahraga. Ketersediaan fasilitas dan pengaruh media sosial menjadi pendorong utama tren positif ini.
Survei Populix menunjukkan, 94% responden dari kalangan generasi Z dan pekerja dengan anak rutin berolahraga minimal sekali seminggu pada Januari 2025.
Kenyamanan dan aksesibilitas fasilitas olahraga menjadi faktor utama. Sebanyak 65% responden memilih berolahraga di rumah atau dekat rumah.
Data ini menggembirakan. Survei SDI-Kemenpora tahun 2023 mencatat hanya 4 dari 10 anak muda yang berolahraga.
Akademisi UNAIR, Kiky, menyebut tren ini dipengaruhi oleh “FOMO Positivity” dari media sosial. Generasi Z yang mudah cemas juga termotivasi berolahraga demi kesehatan.
Olahraga baru seperti pilates dan padel juga menarik minat anak muda kelas menengah atas. Pemerintah berencana menyesuaikan program kegiatan olahraga untuk lima tahun mendatang, mengikuti tren ini.










