Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, siap menerima kritik terkait performa Timnas Indonesia. Namun, ia meminta agar hujatan tidak ditujukan kepada tim Garuda, termasuk pemain dan pelatih Patrick Kluivert.

Erick Thohir menyampaikan hal ini di Jakarta International Stadium, Jumat (18/7/2025), menyusul hasil undian grup putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Tolong, hujat saya, kritik saya, tidak ada masalah. Tapi tolong jangan pecahkan tim nasional. Pelatih belum bekerja, sudah dihujat. Ya, pemain dihujat,” tegas Erick.

Indonesia tergabung di Grup C bersama Arab Saudi dan Irak, dua negara dengan peringkat FIFA jauh di atas Indonesia. Erick mengakui adanya kesenjangan peringkat FIFA, namun ia meminta publik untuk tetap memberikan dukungan.

“Ranking kita 118, sedangkan mereka 59 dan 58. Tapi bukan berarti kita menyerah. Sekarang waktunya fight,” ujarnya.

Erick juga mengungkapkan bahwa ia langsung menghubungi para pemain timnas setelah hasil undian keluar. Tujuannya adalah untuk membangun semangat dan memastikan kesiapan skuad Garuda.

“Saya WA (Whatsapp) semua pemain. Justin (Hubner), Marselino (Ferdinan), Ricky Kambuaya, saya kasih tahu hasil drawing. Bukan intervensi, tapi memberi semangat,” kata Erick.

Ia menyoroti komitmen tinggi para pemain, termasuk saat melawan China, di mana mereka rela memotong waktu liburan untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali.

“Kalau mereka tidak punya semangat, ya bisa saja menolak. Tapi mereka mau, dan hasilnya bagus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *