Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melakukan serangkaian gebrakan di sektor kepemudaan dan olahraga selama setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen memperkuat tata kelola, transparansi, dan efektivitas birokrasi di Kemenpora.

Salah satu langkah besar yang diambil Erick Thohir adalah deregulasi aturan internal.

Dari 191 peraturan menteri (permen) sejak 2009, disederhanakan menjadi hanya 5 hingga 20 peraturan yang relevan.

“Salah satunya adalah deregulasi, ini untuk mempermudah kerja sama dengan stakeholder olahraga dan kepemudaan,” ujar Menpora Erick Thohir, Selasa (21/10/2025).

Kemenpora kini tengah menyusun aturan baru dengan pendekatan omnibus law. Tujuannya adalah menciptakan regulasi yang lebih efisien, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Erick Thohir juga fokus pada perbaikan tata kelola internal Kemenpora agar lebih transparan dan akuntabel. Ia aktif membangun kerja sama lintas kementerian dan lembaga negara.

Salah satu langkah nyata adalah koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Kita akan terus meningkatkan kerja sama dengan BPK untuk memastikan pengelolaan dana APBN di Kemenpora transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Erick Thohir.

Pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, juga telah dilakukan. Pembahasannya terkait transformasi birokrasi dan peningkatan profesionalisme di tubuh Kemenpora.

“Pengembangan organisasi olahraga harus berstandar internasional. Kemenpora akan terus meningkatkan profesionalisme dan keterbukaan untuk menunjukkan kinerja efisien dan efektif,” kata Erick Thohir.

Koordinasi dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh, juga dilakukan untuk memastikan reformasi total berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Ini bagian dari komitmen kami dalam melakukan transformasi dan reformasi total sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, agar manajemen pemerintahan berjalan efisien dan efektif,” pungkas Erick Thohir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *