Ulsan – Kemenangan Ulsan HD atas Gwangju FC dengan skor 2-0 di Stadion Ulsan Munsu, Sabtu (19/10/2025), diwarnai kontroversi selebrasi gol Lee Chung-yong.

Lee Chung-yong melakukan gestur mengayunkan stik golf ke arah tribun penonton usai mencetak gol penalti di menit akhir pertandingan.

Selebrasi tersebut memicu spekulasi di kalangan publik Korea Selatan, di tengah isu internal yang melanda Ulsan HD.

Juara bertahan K League itu tengah menghadapi masalah internal usai pemecatan pelatih Shin Tae-yong yang baru bertugas 62 hari.

Pemecatan Shin Tae-yong mengungkap keretakan di dalam tim, dengan tudingan mulai dari metode latihan yang aneh hingga gosip “liburan golf”.

Shin Tae-yong membantah semua tudingan dan merasa dikhianati pemain, bahkan menuduh adanya “pemberontakan” di ruang ganti.

Klub memilih bungkam, namun Lee Chung-yong seolah “berbicara” lewat selebrasi golnya. “Fans akan tahu siapa yang tulus,” ujarnya.

Tiga kapten tim, Lee Chung-yong, Jo Hyeon-woo, dan Kim Young-gwon, akhirnya angkat bicara usai pemecatan Shin Tae-yong.

Lee Chung-yong awalnya membahas pertandingan, namun kemudian menyinggung konflik internal. “Fans akan tahu siapa yang benar-benar tulus. Kami masih di sini, masih berjuang. Setelah musim berakhir, akan tiba waktunya untuk bicara,” tegasnya.

Jo Hyeon-woo menambahkan, “Sekarang bukan waktunya bicara banyak. Kami harus fokus bertahan dulu.”

Kim Young-gwon menegaskan, “Akan tiba waktunya publik tahu yang sebenarnya.”

Musim ini menjadi masa sulit bagi Ulsan HD, yang terpuruk dan harus bermain di grup degradasi (Final B) setelah menjadi juara musim lalu.

Secara resmi, Shin Tae-yong dipecat karena hasil buruk, namun media lokal melaporkan alasan lain, termasuk bentrok dengan pemain dan perilaku yang dianggap tidak sesuai etika klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *