Iksan – Langkah tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, terhenti di semifinal Korea Masters 2025.

Dhinda kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian, Sabtu (8/11/2025), di Wonkwang University Cultural and Sports Center.

Pertandingan sengit itu berlangsung selama 1 jam 10 menit. Dhinda menyerah dalam tiga set dengan skor 21-19, 19-21, dan 8-21.

Sempat memimpin di gim pertama, Dhinda gagal mempertahankan momentum. Chiu Pin-Chian berhasil merebut dua gim berikutnya.

PBSI memberikan apresiasi atas performa Dhinda di Korea Masters 2025.

“Sudah berjuang semaksimal mungkin, langkah Dhinda harus terhenti di semifinal Korea Masters 2025. Terima kasih Dhinda, kamu sudah keren,” tulis PBSI di akun Instagram resmi @badminton.ina.

Dengan kekalahan Dhinda, Indonesia hanya menyisakan satu wakil di semifinal.

Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan berjuang melawan wakil Amerika Serikat, Chen Zhi Yi/Presley Smith, untuk merebut tiket final.

Korea Masters 2025 merupakan turnamen BWF World Tour Super 300 yang berlangsung di Iksan, Korea Selatan, pada 4-9 November 2025. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi para pemain muda Indonesia untuk mengumpulkan poin peringkat dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *