Los Angeles – Pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Iran berakhir tanpa gol setelah kedua tim bermain imbang 0-0 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat persaingan di grup semakin ketat dan nasib kedua tim akan ditentukan pada laga terakhir.

Belgia mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol. Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengakui timnya kurang efektif di depan gawang. Ia juga menyebut kartu merah yang diterima Nathan Ngoy pada babak kedua memperberat usaha meraih kemenangan, meski ia menolak menjadikan kartu merah sebagai alasan utama.

“Kami kurang efisien di lini depan,” ujar Garcia. Ia menegaskan bahwa fokus kini harus dialihkan ke pertandingan terakhir melawan Selandia Baru yang akan menentukan kelanjutan Belgia di fase grup.

Di sisi lain, Iran merasa puas dengan hasil imbang ini setelah berhasil bertahan dari tekanan Belgia, terutama pada babak pertama. Penyerang Belgia, Romelu Lukaku, menyatakan kekecewaannya karena timnya gagal mencetak gol meski menciptakan banyak peluang. Lukaku menilai masalah utama bukan hanya efektivitas penyelesaian akhir, tetapi juga ketidakmampuan menjaga ketenangan di momen-momen krusial.

“Kami menciptakan begitu banyak peluang tanpa mencetak gol, dan itu membuat frustrasi,” kata Lukaku.

Dengan hasil ini, persaingan di Grup G masih terbuka lebar dan akan ditentukan pada pertandingan terakhir yang sangat krusial bagi kedua tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *