Vitoria-Gasteiz – Deportivo Alaves optimistis Facundo Garces, pemainnya yang terseret kasus pemalsuan dokumen naturalisasi, akan segera kembali merumput. Klub La Liga ini yakin masalah tersebut akan segera selesai.
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) akibat temuan tujuh pemain naturalisasi yang menggunakan dokumen palsu.
Selain Garces, enam pemain lain yang terlibat adalah Gabriel Felipe Arrocha, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Akibat pelanggaran ini, Malaysia didenda 350 ribu franc Swiss (sekitar Rp7,3 miliar). Masing-masing pemain juga dikenai denda 2 ribu franc Swiss (sekitar Rp42 juta).
Eduardo Coudet, pelatih Alaves, menyatakan keyakinannya bahwa masalah ini akan segera tuntas. Ia berharap Garces dapat kembali bermain setelah jeda internasional.
“Sejujurnya, saya hanya tahu sedikit detail karena ini lebih ke urusan legal. Tapi kami tetap optimistis,” ujar Coudet, dikutip dari Soha.
Coudet menambahkan, “Saya merasakan kepercayaan diri Facundo Garces bahwa semuanya akan segera terselesaikan. Mungkin dia belum bisa bermain pekan ini, tapi setelah jeda dua pekan, semoga sudah bisa kembali ke skuad.”
FAM sendiri telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) atas sanksi yang dijatuhkan FIFA.
Saat ini, Alaves fokus menjaga kondisi mental Garces. Klub meyakini pemainnya tidak bersalah dan akan segera kembali ke lapangan.











