Jakarta – Timnas U-17 Indonesia memetik pelajaran berharga dari ajang Piala Kemerdekaan 2025. Pengalaman ini menjadi bekal penting menuju Piala Dunia U-17 2025.

Pelatih kepala Timnas U-17, Nova Arianto, mengungkapkan hal tersebut. Ia menilai, uji coba melawan tim-tim kuat seperti Tajikistan, Uzbekistan, dan Mali sangat penting bagi perkembangan Garuda Muda.

“Para pemain membutuhkan uji coba ini agar mereka bisa terus belajar dan berkembang,” ujar Nova, Senin (24/6/2024).

Nova menambahkan, kualitas Mali, Uzbekistan, dan Tajikistan sangat baik. Pengalaman menghadapi tim-tim tersebut akan menjadi modal berharga.

Pada Piala Kemerdekaan 2025, Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan, menang 2-0 atas Uzbekistan, dan kalah 1-2 dari Mali.

“Saya sangat senang kita dapat pelajaran yang sangat banyak. Akhirnya kita bisa melakukan evaluasi untuk ke depannya,” kata Nova.

Setelah Piala Kemerdekaan 2025, Timnas U-17 akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Bulgaria pada 1-14 September. Mereka akan melakoni uji coba melawan tiga negara selama TC.

Di Piala Dunia U-17 2025 Qatar, Zahaby Gholy dan kawan-kawan tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *