Jakarta – Super League 2025/2026 diprediksi akan semakin sengit. Klub-klub Liga Indonesia kini tengah berlomba memperkuat tim dengan pemain asing berkualitas.

Regulasi baru memungkinkan setiap klub mengontrak maksimal 11 pemain asing.

Sembilan pemain asing bisa didaftarkan dalam susunan pemain. Tujuh di antaranya boleh bermain bersamaan di lapangan.

Arema FC menjadi tim pertama yang memaksimalkan kuota dengan 11 pemain asing. Mayoritas pemain asing Arema FC berasal dari Brasil.

Bhayangkara FC dan Borneo FC Samarinda juga tak mau ketinggalan. Kedua tim masing-masing memiliki 10 pemain asing dari berbagai negara.

Persib Bandung memiliki sembilan pemain asing, didominasi pemain asal Brasil.

Dewa United, Malut United, dan Bali United juga memperkuat tim dengan mendatangkan 8 hingga 9 pemain asing.

Pemain asal Brasil mendominasi posisi-posisi penting di klub-klub Liga Indonesia. Teknik tinggi dan pengalaman internasional menjadi alasan utama para pelatih memilih pemain Brasil.

Selain Brasil, pemain asal Portugal dan Belanda juga mulai banyak diminati. Pemain asal Jepang juga tetap menjadi alternatif favorit bagi klub-klub Liga Indonesia.

Persaingan di Super League 2025/2026 diprediksi semakin ketat. Bukan hanya rivalitas antarklub, tetapi juga persaingan kualitas pemain asing yang semakin berwarna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *