Atlanta – Pengamanan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Rabu (15/7/2026) dijamin sangat ketat. Meski rivalitas kedua tim sarat sejarah dan emosi, Inggris memutuskan tidak menambah personel kepolisian di Amerika Serikat.

Tanggung jawab pengamanan sepenuhnya dipegang oleh Departemen Kepolisian Atlanta (APD). APD telah menyiapkan personel dan sumber daya ekstra di titik-titik strategis kota, termasuk sekitar stadion dan kawasan hiburan, guna mengantisipasi lonjakan pengunjung menjelang laga besar ini.

Mark Roberts, Kepala Kepolisian Sepak Bola Inggris, memuji perilaku suporter Inggris selama putaran final Piala Dunia di Amerika Utara yang dinilai tertib dan menjadi contoh baik. Namun, ia mengakui pertandingan melawan Argentina tetap menantang karena rivalitas panjang kedua negara, yang tidak hanya terkait sepak bola tetapi juga sejarah konflik politik, terutama soal Kepulauan Falkland.

Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris (UKFPU) menyatakan koordinasi dengan aparat keamanan Atlanta berjalan lancar sehingga tidak diperlukan tambahan personel dari Inggris. Juru bicara UKFPU mengatakan, “Petugas UKFPU terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum di Atlanta menjelang semifinal. Berdasarkan pengalaman dari pertandingan sebelumnya dan perencanaan sebelum turnamen, hubungan kerja sama berjalan sangat baik untuk memastikan pertandingan aman dan tanpa gangguan.”

Keputusan ini juga didukung oleh perilaku positif suporter Inggris selama turnamen. Petugas Inggris yang sudah berada di Amerika Serikat dianggap cukup berpengalaman untuk terus berkoordinasi dengan kelompok suporter dan lembaga terkait demi menjaga keamanan dan kenyamanan penonton.

Selain itu, laporan menyebutkan bahwa pendukung Inggris dan Argentina akan diarahkan ke bar-bar tertentu sebelum pertandingan untuk meminimalkan kontak langsung antara kedua kelompok suporter. Namun, kekhawatiran tetap muncul karena di dalam Stadion Mercedes-Benz tidak ada pemisahan tempat duduk antara pendukung kedua tim.

Pertandingan semifinal ini diprediksi menjadi salah satu laga dengan tensi tertinggi di Piala Dunia 2026, tidak hanya memperebutkan tiket ke final, tetapi juga mempertemukan dua negara dengan sejarah rivalitas panjang di dalam dan luar lapangan sepak bola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *