Brno – Marc Marquez kembali mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Minggu (21/6). Kemenangan ini menambah 25 poin bagi pembalap Gresini Ducati tersebut, sehingga total poinnya kini mencapai 140, memperkuat posisinya dalam persaingan gelar juara dunia musim ini.
Kemenangan Marquez menjadi sorotan utama karena terjadi saat pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, absen akibat hukuman larangan tampil setelah terlibat insiden pemukulan marshal. Meski tidak turun balapan, Bezzecchi masih memimpin klasemen dengan 180 poin.
Kesempatan emas ini tidak berhasil dimanfaatkan oleh Jorge Martin, pesaing utama Bezzecchi. Martin harus menjalani hukuman double long lap penalty yang membuatnya hanya finis di posisi kesembilan dan menambah tujuh poin. Jarak poin antara Martin dan Bezzecchi kini menyusut menjadi delapan poin, menambah ketat persaingan di papan atas.
Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team menunjukkan performa konsisten dengan finis di posisi keempat dan memperoleh tambahan 13 poin. Dengan total 157 poin, Di Giannantonio menempati posisi ketiga klasemen sementara.
Nasib kurang beruntung dialami Pedro Acosta. Pembalap muda KTM ini sempat berada di posisi keempat hingga lap terakhir, namun mengalami masalah teknis pada motornya sehingga gagal finis dan kehilangan poin penting. Akibatnya, Acosta turun ke posisi keenam dengan 132 poin, disalip oleh Ai Ogura yang finis sebagai runner-up dan kini mengumpulkan 134 poin.
Francesco Bagnaia yang finis ketiga juga terus menjaga peluangnya dalam perebutan gelar dengan total 127 poin. Juara dunia dua kali ini masih berpotensi meramaikan persaingan juara dunia MotoGP 2026.
Berikut klasemen sementara MotoGP 2026 setelah seri Ceko:
- Marco Bezzecchi – 180 poin
- Jorge Martin – 172 poin
- Fabio Di Giannantonio – 157 poin
- Marc Marquez – 140 poin
- Ai Ogura – 134 poin
- Pedro Acosta – 132 poin
- Francesco Bagnaia – 127 poin
- Raul Fernandez – 106 poin
Persaingan di papan atas klasemen semakin memanas menjelang seri-seri berikutnya, dengan Marquez yang kembali membuktikan dirinya sebagai ancaman serius dalam perebutan gelar juara dunia.











