Barcelona – Stadion Spotify Camp Nou menjadi saksi perpisahan emosional bagi penyerang andalan Barcelona, Robert Lewandowski, dalam laga kandang terakhir La Liga musim ini, Senin (18/5). Meskipun tidak mencetak gol saat menghadapi Real Betis, kehadiran Lewandowski tetap menjadi pusat perhatian dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan bagi Blaugrana tersebut.
Kemenangan ini sekaligus memastikan rekor sempurna Barcelona di kandang sendiri sepanjang musim ini dengan mencatatkan 19 kemenangan beruntun. Meski hasil positif tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri, atmosfer Stadion Camp Nou didominasi oleh rasa haru para pendukung dan rekan setim yang melepas kepergian sang predator kotak penalti asal Polandia tersebut.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa kepergian Lewandowski meninggalkan tantangan besar bagi tim. Flick menyebut Lewandowski sebagai penyerang nomor sembilan terbaik dalam dua dekade terakhir. Ia menilai bahwa mencari pengganti dengan kualitas serupa akan menjadi tugas berat bagi manajemen klub di bursa transfer mendatang.
“Malam ini bisa saja menjadi malam yang sempurna dengan gol dari Robert. Jadi, bisa dibilang ini hampir sempurna,” ujar Flick sebagaimana dilansir dari Marca.
Penghormatan terhadap Lewandowski tidak hanya datang dari jajaran pelatih, tetapi juga dari rekan satu tim di lapangan. Winger asal Brasil, Raphinha, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kontribusi Lewandowski selama berseragam Barcelona. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, ban kapten diserahkan kepada Lewandowski sepanjang pertandingan melawan Real Betis.
Menurut Raphinha, keberadaan Lewandowski telah memberikan pengaruh besar bagi ruang ganti melalui pengalaman, kepribadian, serta etos kerjanya. Raphinha juga menyoroti pencapaian tim yang berhasil menyapu bersih seluruh laga kandang musim ini sebagai sebuah prestasi yang luar biasa di depan para pendukung setia.
Di sisi lain, Hansi Flick mulai mengalihkan fokus pada evaluasi skuad untuk musim depan. Selain mencari suksesor Lewandowski, manajemen Barcelona juga tengah menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan pemain pilar lainnya, termasuk bek Joao Cancelo. Flick menyerahkan sepenuhnya keputusan kontrak Cancelo kepada Direktur Olahraga Barcelona, Deco.
“Semua orang melihat apa yang dia berikan kepada kami. Deco harus mengurus masa depannya. Kita harus menunggu,” kata pelatih asal Jerman tersebut.
Pertandingan melawan Real Betis sendiri tidak berjalan mulus bagi Barcelona. Tim tamu sempat memberikan tekanan intensif pada babak kedua dan memaksa lini pertahanan Blaugrana bekerja ekstra keras. Meski sempat diwarnai keputusan penalti kontroversial, kolektivitas pertahanan Barcelona terbukti cukup solid untuk mengamankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kini, Barcelona bersiap melakoni laga pamungkas liga sebelum memulai perombakan skuad untuk menghadapi tantangan kompetisi musim depan.











