Jakarta – Jonatan Christie melaju ke final Indonesia Open 2026 untuk pertama kalinya sejak debutnya pada 2015 setelah menaklukkan Panitchaphon Teeraratsakul dari Thailand di semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Sabtu (6/6), berakhir dengan skor 16-21, 21-10, 21-12 untuk kemenangan Jonatan.

Jonatan mengungkapkan bahwa pencapaian ini sangat berarti baginya setelah perjuangan panjang selama bertahun-tahun. Ia mengatakan, “Ini final pertama saya di Indonesia Open dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti bagi saya.”

Pada babak semifinal, Jonatan sempat mengalami kesulitan menghadapi permainan agresif Panitchaphon yang didukung oleh shuttlecock yang lebih cepat dari biasanya. Ia mengakui kurang siap menghadapi kondisi tersebut di gim pertama sehingga banyak kehilangan poin. Namun, dengan strategi yang lebih agresif di gim kedua, Jonatan berhasil bangkit dan mengendalikan jalannya pertandingan.

Menurut Jonatan, “Shuttlecock hari ini sangat cepat dan itu menguntungkan pemain Thailand karena tipe permainannya menyerang dengan smash keras. Di gim kedua saya bermain lebih agresif dan Puji Tuhan bisa keluar dari tekanan.”

Meski sudah memastikan satu tempat di final, Jonatan menyadari tantangan berikutnya tidak kalah berat. Ia akan berhadapan dengan Victor Lai dari Kanada, yang menjadi kejutan turnamen setelah menyingkirkan unggulan asal Taiwan, Chou Tien Chen.

Jonatan menilai Victor sebagai pemain muda dengan daya juang tinggi yang tidak boleh diremehkan. Ia memprediksi pertarungan final akan berlangsung sengit karena keduanya sama-sama menunjukkan performa terbaik di Indonesia Open 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *