Jakarta – Tim putri bulu tangkis Indonesia berhasil meraih medali perunggu di Piala Uber 2026 setelah melaju ke babak semifinal di Horsens, Denmark. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menilai pencapaian ini sebagai momentum penting untuk evaluasi dan penguatan regenerasi atlet nasional.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyatakan bahwa target federasi untuk mencapai semifinal sudah terpenuhi. Namun, ia menegaskan bahwa hasil ini harus dijadikan bahan evaluasi agar performa tim bisa lebih optimal ke depan. “Ke depan, hasil ini menjadi bahan evaluasi agar performa tim bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Selama turnamen, tim putri Indonesia menunjukkan peningkatan kualitas permainan dan mental bertanding yang signifikan. Kehadiran pemain muda memberikan pengalaman berharga yang diharapkan dapat memperkokoh struktur tim nasional. PBSI pun berencana melakukan evaluasi menyeluruh dari aspek teknis, strategi, serta kesiapan fisik dan mental atlet.
Fokus utama evaluasi adalah meningkatkan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan tampil konsisten di turnamen tingkat atas. Langkah tim putri Indonesia terhenti setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di semifinal. Korea Selatan kemudian keluar sebagai juara usai mengalahkan China 3-1 di final.
Kemenangan ini menjadi gelar ketiga Korea Selatan di Piala Uber (2010, 2022, 2026), menyamai catatan Indonesia (1975, 1994, 1996) dan Amerika Serikat (1957, 1960, 1963). Sementara itu, China masih menjadi pengoleksi gelar terbanyak dengan 16 trofi sepanjang sejarah Piala Uber.










