Jakarta – Persija Jakarta membidik poin penuh saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam. Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan kemenangan menjadi harga mati untuk memperbaiki posisi tim di klasemen.
Saat ini, Macan Kemayoran tertahan di peringkat ketiga, terpaut sembilan poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen. Meski jarak poin cukup lebar, Mauricio memilih fokus memulihkan mentalitas skuadnya yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
“Fokus kami adalah bagaimana meraih tiga poin di pertandingan berikutnya. Jika kami bisa meraih hasil maksimal pada laga-laga sebelumnya, posisi kami akan jauh lebih baik sekarang,” ujar Mauricio dalam konferensi pers pralaga, Jumat (10/4/2026).
Kemenangan atas Persebaya juga menjadi misi khusus untuk memberikan kebahagiaan bagi Jakmania yang diprediksi akan memadati stadion. Mauricio menilai dukungan suporter layak dibalas dengan performa maksimal di lapangan.
Di sisi lain, Mauricio menyoroti kerentanan lini pertahanan timnya. Sepanjang 2026, Persija telah kebobolan 12 gol dalam 11 pertandingan. Catatan ini dinilai terlalu tinggi dibandingkan performa tahun 2025 yang hanya kemasukan 13 gol dari 15 laga.
“Kami tim yang sangat ofensif dan bersaing di papan atas dalam hal jumlah gol. Namun, tim yang ingin menjadi juara harus konsisten dan bertahan dengan sangat baik,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Dalam laga krusial ini, Persija dipastikan tampil pincang. Empat pemain pilar dipastikan absen, yakni Jordi Amat (sanksi kartu merah), Thales Lira (akumulasi kartu kuning), Shayne Pattynama (sakit), dan Mauro Zijlstra yang masih dalam masa pemulihan cedera.











