Jakarta – Petinju kelas berat Anthony Joshua menargetkan kembali naik ring pada Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah ia melewati masa sulit akibat kecelakaan mobil fatal yang menewaskan dua rekan satu timnya di Nigeria pada Desember 2025.

Promotor Joshua, Eddie Hearn, menyatakan Juli sebagai waktu ideal bagi petinju Inggris tersebut untuk kembali bertarung. Namun, hingga kini belum ada keputusan mengenai lawan maupun lokasi pertandingan.

“Sebenarnya, saya pikir Juli (2026) adalah waktu yang tepat untuk kembali. Kami sedang mempertimbangkan berbagai opsi di seluruh dunia untuk potensi kepulangan tersebut,” ujar Hearn.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi tak lama setelah Joshua meraih kemenangan KO ronde keenam atas Jake Paul di Miami. Insiden itu merenggut nyawa Sina Ghami dan Latif ‘Latz’ Ayodele.

Hearn menegaskan bahwa Joshua masih dalam proses pemulihan. Rencana duel melawan Tyson Fury pun tidak lagi masuk dalam agenda terdekat.

“Anthony seharusnya bertarung pada bulan Maret lalu melawan Tyson Fury. Itu tidak akan terjadi lagi. Dia tidak akan melawan Tyson Fury selanjutnya,” tegas Hearn.

Fokus utama Joshua saat ini adalah kembali ke kamp pelatihan, meskipun secara fisik ia belum sepenuhnya siap. “Secara fisik, dia belum siap untuk kembali ke kamp pelatihan, tetapi prosesnya semakin mendekat,” kata Hearn.

Joshua sendiri menyatakan tekadnya untuk melanjutkan karier demi menghormati kenangan rekan-rekannya. Ia menekankan perjuangannya kini bukan semata soal gelar, melainkan tanggung jawab moral.

“Tujuan saya adalah terus membantu mereka mencapai tujuan mereka. Bukan hanya kekuatan fisik yang akan membantu saya melewati ini, saya membutuhkan banyak kekuatan dari Tuhan,” ujar Joshua.

Jika Joshua kembali berlatih penuh dalam beberapa minggu ke depan, pembicaraan mengenai masa depannya di ring akan dilakukan lebih serius. Kembalinya Anthony Joshua pada Juli 2026 dinanti para penggemar tinju dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *