Jakarta – Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, memastikan timnya akan menyesuaikan jadwal latihan selama bulan Ramadhan untuk menjaga konsistensi performa pemain di kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Penyesuaian ini dilakukan karena sejumlah pemain dan staf menjalankan ibadah puasa. Tim pelatih akan mengatur waktu latihan agar tidak mengganggu kondisi fisik pemain.

“Ada lebih dari tiga atau empat pemain yang melakukan puasa, ditambah beberapa staf, sehingga kami akan menyesuaikan waktu latihan yang tepat, sehingga mereka bisa makan dan minum setelah itu,” ujar Singleton seusai timnya menang 98-81 atas Hangtuah Jakarta, Jumat malam.

Singleton menekankan pentingnya pengaturan jadwal latihan untuk menjaga kondisi fisik pemain tetap optimal tanpa mengganggu kewajiban puasa. Intensitas latihan juga akan dijaga agar tetap efektif namun tidak berlebihan.

Pendekatan serupa telah diterapkan pada musim sebelumnya dan terbukti berhasil menjaga keseimbangan antara kebutuhan kompetisi dan kondisi pemain.

“Kami memastikan bahwa mereka tidak menderita karena latihan. Saya selalu ingin menyesuaikan diri dengan para pemain selama bulan Ramadhan dan menghormatinya. Saya yakin tidak akan ada penurunan performa pemain,” kata Singleton.

Pelita Jaya terus berupaya menjaga tren positif di IBL 2026 dengan mengandalkan kedalaman skuad dan disiplin permainan. Penyesuaian jadwal latihan diharapkan membantu pemain mempertahankan kebugaran dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

Kemenangan atas Hangtuah Jakarta memperpanjang rekor kemenangan beruntun Pelita Jaya menjadi delapan laga, mencatat rekor sempurna 8-0. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan keenam IBL 2026. Sementara itu, Hangtuah Jakarta kini mengoleksi rekor 5-5.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *