Buriram – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dipastikan siap mengikuti sesi tes MotoGP di Buriram, Thailand, pekan depan. Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan medis pascaoperasi tangan kiri dan tulang selangka kanannya menunjukkan hasil memuaskan.

Martin, yang akrab disapa “Martinator”, sebelumnya menjalani operasi pada tangan kirinya dan perawatan pada tulang selangka kanannya. Pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Ruber Internacional mengonfirmasi kondisinya membaik.

“Pemeriksaan medis positif dan karena itu dia akan pergi ke Buriram, Thailand, minggu depan untuk mengambil bagian dalam Tes Buriram,” demikian pernyataan resmi Aprilia Racing.

Meskipun demikian, Martin masih memerlukan evaluasi medis dari tim dokter FIM untuk mendapatkan izin resmi turun di lintasan.

Musim 2025 menjadi tahun penuh tantangan bagi Martin akibat serangkaian cedera. Kini, memasuki musim keduanya bersama Aprilia, fokus utamanya adalah kembali dalam kondisi 100 persen dan siap berkompetisi sejak seri awal.

Tes di Buriram menjadi momen krusial sebelum MotoGP 2026 resmi bergulir, termasuk GP Thailand yang dijadwalkan pada 27 Februari hingga 1 Maret.

Sementara itu, tim Honda menunjukkan perkembangan positif. Pembalap Luca Marini melaporkan peningkatan signifikan dalam tes pramusim, meskipun belum sepenuhnya mencapai target.

“Saya kira hasil tes pramusim sangat positif. Tentu saja itu tidak pernah cukup, karena semua orang meningkat, bukan hanya kami,” ujar Marini.

Menurut Marini, motor RC213V menunjukkan progres, terutama pada sektor pengereman dan akselerasi saat memasuki tikungan. Namun, ia mengakui masih ada kesenjangan yang perlu dikejar.

“Dibandingkan dengan balapan akhir pekan tahun lalu, banyak hal yang sudah meningkat, misalnya pengereman dan masuk tikungan, tetapi masih perlu sedikit lagi. Kami belum mencapai tujuan yang diinginkan, tetapi harus dilakukan selangkah demi selangkah,” jelasnya.

Pada tes pramusim di Sepang, Honda sempat memberikan perlawanan terhadap Ducati. Namun, sejumlah masalah teknis membuat mereka kembali tertinggal di barisan tengah.

Marini bersikap realistis, menyadari bahwa semua tim terus berkembang. Oleh karena itu, Honda perlu terus bekerja keras sebelum seri pembuka di Buriram.

“Kami tunggu saja balapan pertama dan kami akan tahu seberapa besar perbedaannya. Pasti masih ada sedikit kesenjangan, tapi kita tahu apa yang harus kita kerjakan. Semuanya jelas, hanya perlu sedikit waktu,” katanya.

Dengan sisa waktu yang ada sebelum GP Thailand, Honda masih memiliki peluang untuk menyempurnakan motor mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *