Jakarta – Muhamad Yusuf melangkah ke babak utama Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan rekan senegara, Yohanes Saut Marcellyno, dalam laga kualifikasi tunggal putra. Kemenangan ini menandai debut impresif pemain muda itu di turnamen BWF World Tour Super 500 pertamanya.

Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, pada Selasa (20/1/2026), Yusuf menaklukkan Marcellyno dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-18 dalam waktu 41 menit. Hasil ini membawanya melaju ke babak 32 besar.

Yusuf mengakui pertandingan melawan sesama wakil Indonesia tidak mudah. Ia sempat merasakan tekanan karena menghadapi seniornya di hadapan publik tuan rumah.

“Awalnya agak tegang juga, soalnya lawannya senior sendiri. Jadi saya coba untuk lebih menikmati pertandingan dan fokus,” ujar Yusuf.

Dukungan penonton di Istora justru menjadi motivasi tambahan baginya untuk tampil lebih lepas.

“Banyak sekali Badminton Lovers di sini, itu jadi motivasi tersendiri buat saya,” tuturnya.

Yusuf menegaskan tidak memasang target berlebihan dalam laga debutnya. Ia memilih bermain lepas dan menikmati setiap poin.

“Saya hanya bermain nothing to lose, tidak memikirkan menang atau kalah. Yang penting fokus dan mengeluarkan semua kemampuan,” kata pemain peringkat ke-52 dunia itu.

Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di turnamen besar yang digelar di tanah air. Indonesia Masters 2026 menjadi pengalaman pertamanya di level Super 500, sekaligus ajang pembuktian setelah setahun bergabung di Pelatnas PBSI.

Di babak 32 besar, Yusuf akan menghadapi pemenang laga kualifikasi antara Prahdiska Bagas Shujiwo dan wakil Taiwan, Wang Po-Wei. Tantangan di fase utama dipastikan berat, namun peluang untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka.

Jika mampu melanjutkan tren positif dan meraih kemenangan di babak utama, jalan Yusuf untuk menembus 50 besar dunia semakin terbuka. Meski begitu, ia memilih untuk tetap membumi dan tidak terbebani target berlebihan.

“Saya baru satu tahun ini di pelatnas. Kalau bisa menembus 50 besar, itu sungguh di luar ekspektasi,” tutup Yusuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *