Padang – Ambisi Persatuan Sepakbola Padang (PSP) untuk berlaga di Liga 4 PSSI Sumatera Barat musim 2025/2026 semakin kuat. Tim berjuluk Pandeka Minang ini memprioritaskan percepatan penyelesaian administrasi sebagai langkah krusial.

Penyelesaian administrasi ini penting untuk memastikan seluruh skuad memenuhi persyaratan sebelum kompetisi dimulai pada 22 Januari 2026.

Sekretaris Tim PSP, Robbi Malvinas, menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen pemain sesuai regulasi. Manajemen berupaya menghindari kendala administrasi yang dapat menghambat partisipasi pemain.

“Kami sedang mengurus seluruh dokumen pemain, mulai dari kontrak, surat keluar, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan dan dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan,” ujar Robbi.

Kelengkapan administrasi menjadi kunci agar seluruh pemain dapat disahkan dan terdaftar resmi melalui sistem SIAP PSSI sebelum kompetisi bergulir.

Panitia Pelaksana Liga 4 PSSI Sumatera Barat telah menetapkan jadwal pendaftaran dan verifikasi tim. Pendaftaran peserta dibuka pada 9-12 Januari 2026, dilanjutkan verifikasi tim pada 13 Januari, dan pengesahan tim peserta pada 14 Januari 2026.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Match Coordination Meeting (MCM) dan Workshop Sistem SIAP pada 15 Januari. Penginputan data pemain secara daring dijadwalkan pada 16-19 Januari 2026, diikuti pengesahan pemain dan ofisial pada 19-21 Januari 2026.

Setiap klub peserta juga diwajibkan membayar biaya administrasi kompetisi sebesar Rp5 juta.

PSP Padang berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan administrasi tepat waktu. Hal ini agar tim dapat fokus penuh pada persiapan teknis menjelang dimulainya kompetisi.

“Kami ingin memastikan seluruh proses administrasi berjalan tanpa hambatan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan demikian, saat kick-off nanti, tim sudah siap sepenuhnya,” tegas Robbi.

Kesiapan administratif ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perjalanan PSP Padang di kompetisi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *