Jakarta – Atlet angkat besi Rizki Juniansyah menerima kenaikan pangkat istimewa dari Letnan Dua menjadi Kapten setelah kembali mencetak rekor dunia. Kenaikan pangkat ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasinya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Kenaikan pangkat tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat acara penyerahan bonus kepada para atlet berprestasi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
“Jadi saya dapat laporan, Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat. Jadi dari Letnan Dua langsung Kapten,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa Rizki sangat pantas mendapatkan apresiasi ini karena prestasinya yang gemilang. Sebelumnya, Rizki juga sukses meraih medali emas dalam Olimpiade Paris 2024.
“Saya juga terima kasih atlet kita juga ada yang memecahkan rekor dunia, ya? Saudara Rizki mana? Rizki Juniansyah. Di SEA Games dapat medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia,” kata Prabowo.
“Anda mengangkat nama kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia, terima kasih penghormatanmu,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat berinteraksi dengan Rizki, menanyakan status asmaranya yang disambut riuh oleh atlet lainnya.
“Kapten Rizki,” panggil Prabowo yang disambut tepuk tangan meriah. “Sudah punya pacar?” tanyanya.
“Siap, belum,” jawab Rizki.
Prabowo berpesan kepada Rizki dan seluruh atlet untuk memanfaatkan bonus yang diterima dengan bijak.
“Ditabung untuk nanti kalau kau kawin bisa punya rumah yang baik. Yang lain juga ditabung yang baik ya, Saudara-saudara,” pesan Prabowo.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah memberikan bonus fantastis kepada para atlet SEA Games. Peraih medali emas sektor tunggal mendapatkan bonus sebesar Rp 1 miliar, yang merupakan bonus terbesar sepanjang sejarah untuk ajang SEA Games.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menjelaskan, total bonus yang disalurkan mencapai Rp 465,2 miliar. “Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet bapak dan juga pelatih langsung melalui Bank BRI total dananya Rp 465,2 miliar,” kata Erick.
Peraih medali perak sektor tunggal menerima Rp 315 juta, sementara peraih perunggu mendapat Rp 157 juta. Untuk sektor beregu, peraih emas menerima Rp 500 juta per orang, perak Rp 220,5 juta per orang, dan perunggu Rp 110,25 juta per orang.











