Jakarta – Tim Voli Putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) resmi memperkenalkan skuadnya untuk Proliga 2026 dengan target mempertahankan gelar juara. Komposisi tim ini memadukan pemain berpengalaman, pemain asing, dan bintang tim nasional.
Sebanyak 19 pemain akan memperkuat JPE di musim 2026, terdiri dari 17 atlet lokal dan dua pemain asing, Iana Shcherban serta Wilma Salas. Susunan ini diharapkan menjaga stabilitas tim dalam persaingan ketat Proliga.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menekankan bahwa kehadiran JPE di Proliga tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berkontribusi pada olahraga nasional.
“Harapannya, Tim Voli Putri JPE bisa membawa nama Pertamina ke seluruh Nusantara. Bagi Pertamina tidak hanya menjadi juara, tetapi bagaimana berkontribusi bagi olahraga di Indonesia,” ujar Oki.
JPE kembali mengandalkan pemain inti yang memiliki jam terbang tinggi. Megawati Hangestri Pertiwi, atlet andalan tim nasional, dipastikan kembali memperkuat JPE setelah memulai karier Proliga bersama klub ini.
“Tim yang disiapkan luar biasa, salah satu bintang internasional Megawati Hangesti Pertiwi yang menjadi kebanggaan Indonesia dan sekarang kembali memperkuat Jakarta Pertamina Enduro,” tambah Oki.
Megawati menyatakan memiliki ikatan emosional dengan tim yang membesarkan namanya. Ia melihat kepulangannya ke JPE sebagai kelanjutan kariernya.
“Tim ini sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya pertama kali memulai perjalanan di Proliga 2015, saat tim ini masih bernama Jakarta Pertamina Energi. Karena itu, ketika ada kesempatan untuk kembali, saya merasa ini adalah keputusan yang tepat,” ungkap Megawati.
Selain fokus pada kompetisi, JPE juga merencanakan kegiatan sosial selama Proliga 2026. Salah satu agenda adalah penyerahan 500 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak terdampak banjir di Sumatra Utara saat tim bertanding di Medan pada pertengahan Januari.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan kegiatan sosial ini merupakan bagian dari peran tim di luar lapangan selama kompetisi berlangsung.











