Lagos – Dunia tinju internasional berduka atas meninggalnya dua sahabat dekat petinju kelas berat Anthony Joshua dalam kecelakaan lalu lintas serius di Nigeria. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin pagi di Jalan Tol Lagos–Ibadan.
Kendaraan yang ditumpangi Joshua bertabrakan dengan kendaraan lain yang sedang berhenti di sisi jalan. Akibat insiden tersebut, Sina Ghami dan Kevin Lateef Ayodele, yang merupakan sahabat dekat dan anggota tim Joshua, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Joshua sendiri dilaporkan mengalami luka ringan dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya dilaporkan stabil dan masih dalam observasi medis.
Perwakilan Anthony Joshua mengonfirmasi kabar duka tersebut. “Dengan kesedihan terdalam dan paling mendalam, kami mengonfirmasi bahwa setelah kecelakaan lalu lintas di Lagos, Nigeria, hari ini, Sina Ghami dan Kevin Lateef Ayodele meninggal dunia,” bunyi pernyataan resmi.
Pihak kamp Joshua menegaskan bahwa kedua korban bukan sekadar rekan kerja, melainkan sahabat dekat dan anggota integral dalam timnya. “Kami dengan hormat meminta ruang dan privasi bagi keluarga untuk menghadapi masa yang sangat mengejutkan dan menyedihkan ini,” tambah pernyataan tersebut.
Sina Ghami diketahui berperan sebagai pelatih kekuatan dan kondisi fisik, sementara Kevin Lateef Ayodele adalah salah satu pelatih di kamp Anthony Joshua. Kehilangan mereka menjadi pukulan berat bagi sang petinju.
Ketua Matchroom Boxing, Eddie Hearn, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Sina Ghami dan Kevin Lateef Ayodele. Ia menyebut keduanya sebagai sosok luar biasa.
Kepolisian Ogun State masih menyelidiki kecelakaan ini. Laporan awal mengindikasikan kendaraan yang ditumpangi Joshua diduga melaju dengan kecepatan tinggi saat mencoba menyalip, sebelum kehilangan kendali dan menabrak truk yang terparkir di bahu jalan.
Presiden Nigeria, Bola Ahmed Tinubu, juga telah menghubungi Anthony Joshua untuk menyampaikan simpati dan doa atas kepergian dua orang terdekatnya, serta mendoakan pemulihan sang petinju.











