Jakarta – Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) membidik minimal tiga medali emas di SEA Games 2025. Target ini bertujuan mempertahankan prestasi yang diraih pada SEA Games Kamboja 2023.

Harlin Rahardjo, Ketua Harian PB AI, menyampaikan target tersebut di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Kamis (20/11/2025). “Kita targetkan sama seperti SEA Games Kamboja 2023 (3 emas), tapi sebenarnya kita ingin lebih,” tegasnya.

PB AI optimistis 22 atlet yang disiapkan untuk SEA Games Thailand memiliki potensi besar. Harlin meyakini akan ada kejutan dari para perenang yang sebelumnya tidak diperhitungkan.

“Kalau melihat dari spirit anak-anak ini, kelihatannya akan banyak kejutan. Yang tidak diperhitungkan nanti akan mendapatkan medali emas, insyaallah,” kata Harlin.

Pada SEA Games 2023 di Kamboja, tim renang Indonesia membawa pulang tiga medali emas. Medali tersebut diraih Janis Rosalita Suprianto (100 meter surface), Harvey Hubert Marcel Hutasuhut (100 meter Bi Fins), dan nomor mixed relay 4×100 meter Bi Fins.

Harlin berharap para juara bertahan dapat kembali menyumbangkan emas. Ia juga menaruh harapan besar pada atlet-atlet muda.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia bidang Pembinaan Prestasi, Wisnu Wardhana, menyoroti peningkatan performa tim. Ia menjelaskan bahwa tim saat ini dilatih sepenuhnya oleh pelatih lokal.

“Tentunya kita berharap bahwa kita ingin memperbaiki target dari performance kita di SEA Games yang sebelumnya. Tentunya di SEA Games sebelumnya kita menggunakan pelatih asing. Dan kali ini kita betul-betul 100% menggunakan pelatih dari Indonesia,” jelas Wisnu.

Pendekatan pelatih lokal memberikan dampak positif, lanjut Wisnu. Komunikasi dan psikologis antara pelatih, atlet, dan tim pendukung menjadi lebih harmonis. Hal ini membuat para perenang lebih bersemangat dalam latihan.

“Jadi atlet merasakan bahwa apapun beban, apapun program yang diberikan mereka akan dengan sangat passionate, 110% melakukan itu. Dan hasilnya kita lihat perenang-perenang kita mendekati best times, bahkan memecahkan rekor nasional tahun ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *