Kuala Lumpur – Nasib nahas menimpa Gabriel Palmero, pemain naturalisasi Timnas Malaysia asal Spanyol, diibaratkan “sudah jatuh tertimpa tangga” oleh media Malaysia. Palmero kehilangan pekerjaannya setelah terlibat kasus dokumen palsu naturalisasi.
Dilepas Klub
Palmero tak hanya diputus kontrak peminjamannya oleh Unionistas de Salamanca, namun juga kontrak permanennya oleh CD Tenerife, klub kasta ketiga Liga Spanyol.
Sebelumnya, Facundo Garces (Alaves), Imanol Machuca (Velez Sarsfield), dan Rodrigo Holgado (America de Cali) juga mengalami nasib serupa akibat sanksi FIFA. Total, empat dari tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terkena sanksi telah kehilangan pekerjaan.
Banding Ditolak
Malaysia terus berupaya melawan FIFA dengan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), setelah banding mereka ditolak. Tim hukum dipimpin Serge Vittoz dengan pendanaan dari Tunku Ismail Idris (TMJ).
Potensi Sanksi Tambahan
Namun, banyak pihak meragukan Malaysia akan menang di CAS. Sebaliknya, mereka berpotensi mendapat hukuman tambahan, termasuk pembekuan federasi dan larangan tampil di turnamen internasional.
Pemain “Disembunyikan”
Selain kasus Palmero, terungkap ada pemain lain yang diduga “disembunyikan” Malaysia, yaitu Nacho Mendes. Pemain asal Spanyol yang dinaturalisasi Juni lalu ini belum dipanggil Timnas Malaysia dengan alasan kebugaran.
Kini, kelayakan Mendes untuk bermain di Timnas Malaysia masih belum disahkan FIFA. Namanya pun menghilang dari daftar skuad Timnas Malaysia di Transfermarkt.











