Jakarta – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku terharu mendengar namanya selalu diteriakkan suporter setelah pertandingan Skuad Garuda. Banyaknya permintaan agar dirinya kembali melatih Timnas Indonesia membuatnya tersentuh.
Shin Tae-yong mengungkapkan hal tersebut setelah Timnas Indonesia mengalami kekalahan dalam putaran ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Teriakan namanya menggema, bahkan di media sosial ia masih menerima banyak dukungan.
“Sebenarnya setelah setiap pertandingan, fans selalu meneriakkan nama saya. Jadi itu bukan hal yang asing,” ujar Shin Tae-yong seperti dikutip dari YouTube Goalpost Korea, Selasa (21/10/2025).
Pelatih asal Korea Selatan ini mengaku merasa campur aduk antara sedih karena kekalahan Timnas Indonesia dan berterima kasih atas dukungan yang terus mengalir.
“Saya bukan pelatih mereka lagi baik di laga melawan Australia maupun Irak tetapi mendengar mereka masih memanggil saya. Rasanya dada saya sangat terharu,” ucapnya.
PSSI sendiri telah memecat Shin Tae-yong sejak 6 Januari lalu dengan alasan dinamika dan masalah komunikasi. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2025.
Debut Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 20 Maret lalu berujung kekecewaan setelah dibantai Australia 1-5. Kekalahan ini memicu teriakan nama Shin Tae-yong dari para suporter.
Shin Tae-yong, yang berhasil membawa Timnas U-23 Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024, menyatakan akan mempertimbangkan tawaran melatih Skuad Garuda lagi jika ada. Ia bahkan akan memprioritaskan tawaran dari Indonesia.
“Saya pikir: ‘Oh ternyata fans Indonesia belum melupakan saya’,” ungkapnya.











