Amerika Serikat – Pertarungan legendaris antara Khabib Nurmagomedov dan Justin Gaethje pada tahun 2020 silam di Amerika Serikat menyisakan kisah menarik. Laga tersebut menjadi duel terakhir Khabib sebelum pensiun.

Dalam pertarungan mempertahankan sabuknya, Khabib tampil dominan dan mengunci kemenangan di ronde kedua dengan cekikan.

Usai pertarungan, Gaethje mendatangi Khabib dan menyampaikan pesan menyentuh.

“Saat itu, saya baru saja menderita kekalahan dan merasa sangat kesal,” kenang Gaethje, dilansir Juara.net dari transkrip Championat. “Tetapi, saat melihat Khabib dalam kondisi seperti itu, saya memutuskan untuk mengesampingkan emosi saya.”

Gaethje melanjutkan, “Saya berjalan mendatanginya, kemudian saya berkata: ‘Saya pikir, Anda sudah membuat ayah Anda bahagia. Dia pasti bangga’.”

Khabib memutuskan pensiun setelah kepergian ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov. Gaethje mengakui sejak awal merasa sulit untuk menang melawan Khabib.

“Tidak akan ada satu pun orang di dunia ini yang bisa mengalahkan dia pada hari itu,” tukasnya. “Dia bertarung untuk sesuatu yang lebih besar lagi.”

Saat ini, perjuangan Khabib diteruskan oleh rekan seperguruannya, termasuk Islam Makhachev dan Umar Nurmagomedov. Makhachev kini mengejar sabuk keduanya di kelas ringan.

Umar Nurmagomedov sempat dijadwalkan menghadapi Merab Dvalishvili, penguasa kelas bantam, namun belum berhasil meraih kemenangan.

Jelang akhir tahun 2025 ini, Makhachev dan Umar Nurmagomedov kembali mendapatkan jadwal tarung. Umar Nurmagomedov akan menghadapi Mario Bautista akhir pekan ini (26/10/2025), sedangkan Makhachev tampil bulan November mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *