Lisbon – Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, menjelaskan alasan di balik ketidakhadirannya pada pemakaman rekan setimnya di tim nasional Portugal, Diogo Jota, pada Juli lalu. Kapten Timnas Portugal itu mengungkapkan bahwa kehadirannya di acara duka tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan ‘sirkus’ media dan mengganggu suasana pemakaman.
Keputusan Ronaldo untuk tidak menghadiri pemakaman tersebut sempat menuai banyak kritik. Namun, pemain Al-Nassr ini menegaskan bahwa ia tidak peduli dengan kritik tersebut, meyakini bahwa pilihannya sudah tepat demi menjaga privasi dan kekhidmatan acara.
Dalam sebuah wawancara, Ronaldo menyatakan bahwa dirinya menyadari reputasinya yang selalu menarik perhatian kamera. “Ke mana pun aku pergi, itu seperti sirkus. Aku juga tidak pergi karena kalau aku pergi, perhatiannya akan tertuju padaku. Itu akan mengganggu, dan aku tidak mau perhatian seperti itu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia lebih memilih untuk menunjukkan kepeduliannya secara “di balik layar” dan memikirkan keluarga yang berduka.
Ronaldo menceritakan momen ketika ia mendengar kabar duka meninggalnya Diogo Jota saat sedang berada di pusat kebugaran. Ia mengaku sangat terkejut dan menangis mendengar berita yang ia sebut sebagai “momen yang sangat, sangat sulit bagi semua orang.” Ia mengenang Jota sebagai pribadi yang baik, pendiam, dan pemain yang hebat.
Meskipun tidak hadir di pemakaman, Ronaldo tetap menunjukkan rasa hormatnya dengan menghadiri upacara peringatan mengenang Diogo Jota pada September. Upacara tersebut turut dihadiri oleh tim Portugal, keluarga Jota, pejabat FA Portugal, agen Jorge Mendes, serta presiden dan Perdana Menteri negara tersebut.










