Chicago – Bek kiri Manchester United, Luke Shaw, menyebut ruang ganti timnya “beracun” dalam beberapa musim terakhir. Meski begitu, ia tetap optimistis MU mampu meraih gelar Liga Inggris musim ini.
Pernyataan itu Shaw sampaikan saat sesi latihan pramusim di Chicago, Amerika Serikat.
Shaw mengungkapkan masalah utama MU bukan hanya soal teknis, tetapi juga suasana ruang ganti yang tidak sehat. “Dalam beberapa tahun terakhir saya berada di sini, suasananya sangat negatif,” ujarnya.
Sebagai pemain senior, Shaw merasa bertanggung jawab untuk membangun kembali budaya kerja dan mentalitas tim. Ia menekankan pentingnya meningkatkan intensitas latihan, ketepatan waktu, dan tuntutan mentalitas yang tinggi.
“Sebagai pemain, apalagi yang lebih berpengalaman, kami harus menuntut lebih setiap hari,” tegasnya.
Manchester United tengah menjalani tur pramusim di AS usai memenangkan laga pembuka Premier League Summer Series melawan West Ham dengan skor 2-1.
Di bawah manajer baru, Ruben Amorim, MU berupaya bangkit setelah musim lalu mencatatkan performa terburuk sepanjang sejarah Liga Inggris dengan finis di posisi ke-15.
Manchester United akan menghadapi Bournemouth dan Everton dalam lanjutan tur pramusim. Amorim berharap timnya segera menemukan kebersamaan dan konsistensi sebelum musim Liga Inggris dimulai.











