Jakarta – Pembalap nasional Moreno Soeprapto mendorong strategi komprehensif untuk memajukan dunia otomotif dan balap Indonesia. Penguatan infrastruktur daerah, penyederhanaan regulasi, dan tata kelola yang baik menjadi kunci.
Moreno menekankan pentingnya sinergi antara Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Polri. Sinergi ini penting untuk kelancaran event otomotif di seluruh Indonesia.
“Event otomotif daerah sering terhambat masalah perizinan,” ujar Moreno, baru-baru ini.
Ia mendorong mekanisme nasional yang mempermudah penyelenggaraan ajang balap di seluruh Indonesia.
Otonomi lebih luas untuk Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI juga menjadi isu strategis. Pengurus daerah dinilai lebih memahami tantangan dan potensi wilayahnya.
Penguatan peran daerah dapat dilakukan melalui seminar, uji kompetensi, dan pelatihan berbasis kebutuhan lokal.
“IMI harus hadir sebagai mitra aktif bagi daerah, bukan hanya regulator dari pusat,” kata mantan juara Formula BMW Asia ini.
Moreno juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis anggota. Ia menilai keanggotaan IMI belum memberikan manfaat nyata bagi pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA).
Penghapusan biaya perpanjangan KTA Pro dan penguatan manfaat bagi anggota aktif menjadi solusi.
Langkah ini diharapkan mendorong lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda, terlibat dalam dunia otomotif.
“Dengan membuka akses yang lebih luas dan adil, kita bisa menjadikan IMI sebagai rumah besar seluruh komunitas otomotif Indonesia,” tegasnya.
Transparansi keuangan organisasi juga menjadi perhatian. Moreno menekankan pengelolaan anggaran yang terbuka dan akuntabel harus menjadi budaya di tubuh IMI.
“Keterbukaan adalah awal dari kepercayaan,” kata Moreno.
Pembangunan olahraga otomotif nasional membutuhkan tata kelola yang solid, koneksi antar-daerah yang kuat, serta kehadiran IMI yang terasa di tingkat akar rumput.











