Las Vegas – Conor McGregor siap kembali ke oktagon UFC setelah absen selama lima tahun, dengan keyakinan tinggi menghadapi Max Holloway di UFC 329 pada 11 Juli mendatang. McGregor menilai jeda panjang yang dijalaninya justru menjadi keunggulan, membuat kondisi fisik dan mentalnya lebih segar dibandingkan para pesaing lain.
Pertarungan utama di T-Mobile Arena, Las Vegas, ini menjadi momen comeback McGregor setelah terakhir kali bertanding pada Juli 2021. Saat itu, ia mengalami patah kaki dan kalah TKO dari Dustin Poirier dalam duel trilogi mereka. Cedera tersebut sempat menimbulkan keraguan, mengingat beberapa petarung elite seperti Anderson Silva dan Chris Weidman tidak pernah kembali ke performa terbaik setelah cedera serupa.
Meski sempat batal melawan Michael Chandler di UFC 303 akibat cedera patah jari kelingking kaki, McGregor tetap optimistis menyambut tantangan baru. “Saya melihat masa istirahat yang telah saya jalani. Sedangkan saya melihat para pesaing lain di arena ini, termasuk lawan saya, saya merasa jauh lebih segar daripada lawan-lawan tersebut,” ujarnya.
McGregor bahkan yakin saat ini adalah puncak kariernya. “Saya telah mendapatkan waktu istirahat saya. Saya merasa saya sedang memasuki masa puncak saya sekarang. Saya baru memasuki masa puncak saya, dan sekarang dan selamanya. Jadi itulah pola pikir saya saat memasuki pertandingan ini,” tambahnya.
Selain itu, McGregor memandang cedera sebagai proses penemuan diri, bukan sekadar pemulihan. “Anda menemukan banyak hal tentang diri Anda. Anda menemukan banyak hal tentang postur tubuh Anda, gerakan dan mekanika Anda, apa yang harus Anda lakukan untuk mempertahankannya,” katanya.
Dengan persiapan mental dan fisik yang matang, McGregor menantikan pertarungan lima ronde di kelas welter melawan Holloway, membuka babak baru dalam perjalanan kariernya yang penuh liku.










