Surabaya – Penyerang tim nasional Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk mengarungi kompetisi musim 2025/2026. Keputusan untuk kembali ke tanah air diambil setelah pemain berusia 23 tahun tersebut menghabiskan satu musim bermain di luar negeri bersama klub Brunei Darussalam, DPMM FC.
Kehadiran Sananta menjadi bagian dari perombakan besar-besaran yang dilakukan manajemen Bajul Ijo. Selain Sananta, Persebaya sebelumnya telah mengamankan tanda tangan sejumlah pemain baru seperti Syahrul Lasinari, Reza Arya, Ricky Pratama, dan Yusuf Meilana. Proses perekrutan ini disebut-sebut tidak terlepas dari pengaruh pelatih Bernardo Tavares yang kembali membangun kekuatan dengan membawa sejumlah mantan anak asuhnya saat masih menukangi PSM Makassar.
Ramadhan Sananta mengungkapkan bahwa faktor utama keputusannya kembali ke Indonesia adalah atmosfer kompetisi yang semakin ketat dan menarik. Selama berkarier di luar negeri, ia memantau perkembangan Liga Indonesia yang menunjukkan persaingan sengit hingga pekan terakhir. Menurutnya, liga domestik saat ini tidak lagi didominasi oleh tim-tim papan atas semata, sehingga setiap pertandingan menjadi lebih menantang bagi para pemain.
Selain faktor kompetisi, Sananta menyoroti perbedaan kualitas liga di Indonesia dibandingkan dengan liga di Malaysia, tempat ia sebelumnya sempat bermain. Ia menilai bahwa Liga Indonesia saat ini lebih kompetitif secara keseluruhan. Jika di Malaysia dominasi satu klub seperti Johor Darul Ta’zim masih sangat sulit digoyahkan, persaingan di Indonesia dianggap lebih merata. Selain itu, aspek infrastruktur seperti kelayakan stadion di Indonesia juga menjadi pertimbangan penting bagi sang striker dalam menentukan karier profesionalnya.
Selama memperkuat DPMM FC di kompetisi Malaysia musim lalu, Sananta mencatatkan 21 penampilan dengan kontribusi dua gol dan satu assist. Meski sempat mencicipi liga asing, ia mengaku tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya permainan Persebaya. Pengalaman panjangnya di sepak bola nasional, ditambah dengan rekam jejak kerja samanya dengan Bernardo Tavares di masa lalu, membuat Sananta merasa lebih nyaman dan percaya diri.
Baginya, kembali ke Indonesia adalah langkah strategis untuk mengasah ketajaman di depan gawang sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi target juara Persebaya musim depan. Sananta menegaskan bahwa kenyamanan bermain di lingkungan yang familiar akan menjadi modal utama untuk segera menampilkan performa terbaiknya di lapangan hijau.
Langkah Persebaya mendatangkan Sananta sekaligus mempertegas ambisi klub untuk bersaing di papan atas klasemen. Manajemen dan tim pelatih berharap kombinasi pemain baru dan skema permainan yang diterapkan Tavares dapat membawa Bajul Ijo tampil lebih konsisten selama satu musim penuh. Sananta kini tengah fokus mempersiapkan diri bersama rekan setimnya sebelum kompetisi resmi dimulai.











