London – Klub Liga Inggris Fulham dikabarkan berada di tahap akhir untuk menunjuk mantan bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa, sebagai pelatih kepala yang baru. Arbeloa diproyeksikan mengisi kekosongan posisi manajerial yang ditinggalkan oleh Marco Silva di Craven Cottage.
Laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano menyebutkan bahwa proses negosiasi antara pihak klub dan Arbeloa telah memasuki babak akhir. Sosok berusia 43 tahun tersebut dilaporkan sangat antusias dengan peluang berkarier di kompetisi kasta tertinggi Inggris, Premier League, dan telah menyatakan keterbukaan penuh terhadap tawaran tersebut.
Perubahan di kursi kepelatihan Fulham terjadi setelah Marco Silva memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya selama lima tahun. Silva memilih untuk hengkang setelah menerima pinangan dari klub raksasa Portugal, Benfica. Kepindahan ini dipicu oleh dinamika di tubuh Benfica, yang sebelumnya kehilangan pelatih Jose Mourinho lantaran sang juru taktik memutuskan kembali menakhodai Real Madrid.
Arbeloa saat ini menjadi kandidat paling kuat untuk memimpin skuad asal London Barat tersebut. Sepanjang karier kepelatihannya, Arbeloa memang memiliki kedekatan emosional dan profesional dengan Real Madrid. Ia mengawali karier di dunia manajerial melalui tim akademi sebelum akhirnya dipercaya menangani tim utama sebagai pelatih interim pada akhir musim lalu. Kesempatan tersebut datang setelah Xabi Alonso meninggalkan Madrid di tengah musim untuk menerima tawaran melatih Chelsea.
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Arbeloa merupakan pesepak bola profesional dengan rekam jejak yang cukup mentereng. Selain dua periode membela Real Madrid di Santiago Bernabeu, ia memiliki pengalaman berharga di kancah sepak bola Inggris. Ia pernah mencatatkan penampilan bersama Liverpool dan West Ham United, yang diyakini menjadi modal penting bagi adaptasinya dengan iklim kompetisi di Inggris.
Manajemen Fulham bergerak cepat mencari suksesor baru guna memastikan stabilitas tim menjelang musim kompetisi mendatang. Langkah ini diambil setelah klub menutup musim 2025/26 dengan menempati peringkat ke-11 di klasemen akhir Liga Inggris. Kehadiran Arbeloa diharapkan dapat memberikan penyegaran taktik sekaligus meningkatkan performa Fulham agar mampu bersaing lebih kompetitif di musim depan.
Proses transisi ini menjadi perhatian besar bagi para pendukung Fulham, mengingat reputasi Marco Silva yang cukup stabil selama lima tahun terakhir. Pihak klub kini fokus menyelesaikan detail kontrak dan administrasi agar Arbeloa dapat segera memimpin sesi latihan pramusim. Jika kesepakatan ini resmi tercapai, Arbeloa akan menghadapi tantangan besar untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih kepala di salah satu liga paling kompetitif di dunia setelah menghabiskan sebagian besar karier kepelatihannya dalam sistem internal Real Madrid. Hingga saat ini, baik pihak Fulham maupun representasi Arbeloa belum memberikan pernyataan resmi terkait durasi kontrak atau detail teknis lainnya.











