Toronto – Insiden kekerasan antara dua pebulutangkis ganda putra Thailand, Bodin Isara dan Maneepong Jongjit, mencoreng dunia bulutangkis saat final Canada Open 2013. Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang persaingan sportif berubah menjadi keributan fisik yang berujung diskualifikasi kedua pasangan.

Bodin Isara dan Maneepong Jongjit, yang sebelumnya pernah menjadi rekan satu tim dan menembus peringkat tujuh dunia, terlibat perselisihan sejak awal pertandingan. Adu mulut yang terjadi kemudian memicu provokasi dari Jongjit, hingga akhirnya Bodin kehilangan kendali dan melakukan penyerangan fisik. Bodin mengaku, “Telinga saya dipukul dengan raket sampai berdarah dan robek. Saya kehilangan kesabaran. Saya meminta maaf kepada seluruh penduduk Thailand karena sudah memunculkan citra buruk pada negara.”

Akibat kerusuhan tersebut, babak final batal digelar dan kedua pasangan asal Thailand itu langsung didiskualifikasi. Asosiasi Bulutangkis Thailand (BAT) memberikan sanksi berbeda kepada keduanya. Bodin Isara mendapat hukuman dua tahun, lebih berat dibandingkan Maneepong Jongjit yang hanya dihukum tiga bulan. Perbedaan ini karena Bodin dianggap sebagai pelaku penyerangan fisik, sementara Jongjit dihukum atas provokasi yang dilakukannya sepanjang pertandingan.

Presiden BAT saat itu, Charoen Wattanasin, menyatakan kekecewaannya atas insiden tersebut. Ia menilai peristiwa ini merusak reputasi bulutangkis Thailand yang telah dibangun selama enam dekade. “Apa yang sudah dibangun selama 60 tahun hancur karena kelakuan satu orang. Selama enam puluh tahun saya berkecimpung di bulu tangkis, saya belum pernah melihat kasus kekerasan seperti ini,” ujarnya.

Wattanasin menegaskan bahwa masalah ini bukan sekadar persoalan emosi pemain, melainkan juga menyangkut citra negara di kancah bulutangkis internasional. Ia menambahkan, “Saya diminta untuk lebih memerhatikan kepentingan pemain. Namun buat saya ini bukan soal perasaan, tetapi ini soal citra negara kita di bidang bulu tangkis.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *