Buriram – Debut balap sprint MotoGP Toprak Razgatlioglu di seri Thailand 2026 berakhir dramatis. Juara dunia World Superbike itu mengalami kecelakaan di tikungan terakhir Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026), akibat masalah engine braking yang dialaminya sejak lap pertama.
Pebalap rookie MotoGP ini memulai balapan sprint dari posisi ketujuh. Meskipun tidak berada di barisan terdepan, Toprak tampil cukup stabil dan terus membayangi rekan setimnya di Pramac, Jack Miller.
Namun, insiden terjadi pada lap ke-11. Toprak terjatuh di tikungan terakhir. Ia sempat melanjutkan balapan, namun hanya mampu finis di posisi ke-20, tepat di depan pembalap pengganti Gresini, Michele Pirro.
Usai balapan, Toprak mengungkapkan bahwa ia telah merasakan gejala masalah sejak awal start. Ia menyebut sensasi engine brake pada motornya terasa berbeda dari biasanya, terutama di sektor tikungan terakhir yang menjadi lokasi kecelakaannya.
“Awal lomba sebenarnya tidak buruk, terutama saat start. Namun di tikungan pertama saya sempat ragu saat pengereman karena belum yakin rem karbon sudah mencapai suhu ideal,” ujar Toprak. Keraguan ini membuatnya lebih berhati-hati di fase awal balapan.
Setelah beberapa lap, Toprak mulai menemukan ritme dan mengikuti Miller dengan nyaman. Ia bahkan mulai memahami sektor mana yang menjadi kekuatan dan kelemahannya dibandingkan rekan setimnya.
Masalah engine braking muncul secara konsisten setiap memasuki tikungan terakhir. Toprak menjelaskan, meskipun menggunakan mapping yang sama, sensasi engine brake terasa berbeda di area tersebut. Pada lap pertama, ia bahkan hampir terjatuh karena roda depan sempat mengunci dua kali saat pengereman dan motornya melebar keluar jalur.
Toprak mengaku mencoba beradaptasi dengan setelan tersebut sepanjang balapan. Namun menjelang akhir, saat berusaha mendekati Miller untuk menyalip, ia meningkatkan intensitas pengereman.
“Semuanya masih terasa normal sampai motor mulai direbahkan. Saat itulah saya kembali merasakan gejala penguncian awal pada roda depan,” katanya. Masalah utama muncul ketika sudut kemiringan bertambah, roda belakang kembali mencengkeram terlalu cepat, mengubah distribusi beban secara mendadak dan menyebabkan kehilangan grip depan.
Kecelakaan di tikungan terakhir ini menjadi penutup pahit bagi debut sprint MotoGP Toprak Razgatlioglu, yang sebelumnya menunjukkan potensi menjanjikan bagi juara WorldSBK tiga kali tersebut.











