Qingdao – Tim putra Indonesia gagal melaju ke final Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 setelah takluk 1-3 dari Jepang di Conson Gymnasium, Qingdao, Sabtu. Hasil ini menyamai pencapaian tim putri yang juga tersingkir di semifinal.
Kekalahan yang memastikan langkah Indonesia terhenti terjadi pada partai keempat sektor ganda putra. Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menyerah dua gim langsung dari Takumi Nomura/Yuichi Shimogami dengan skor 17-21, 15-21.
Meskipun unggul peringkat dunia, Raymond/Joaquin kalah pengalaman dari pasangan Jepang yang tampil lebih tenang dan efektif mengontrol tempo permainan. Sejak gim pertama, Nomura/Shimogami langsung menekan dengan permainan cepat yang mengganggu rotasi ganda muda Indonesia.
Pertahanan Raymond/Joaquin terlihat rapuh menghadapi variasi serangan lawan. Shimogami, dengan pengalamannya, dominan mengontrol area belakang, sementara Raymond/Joaquin kerap terburu-buru dalam menyelesaikan serangan. Situasi serupa terjadi di gim kedua, di mana upaya memperlambat tempo justru dimanfaatkan lawan.
Satu-satunya poin Indonesia diraih oleh tunggal pertama, Moh Zaki Ubaidillah. Ia tampil impresif mengalahkan pemain senior Jepang, Kenta Nishimoto, dengan skor 22-20, 21-16.
Namun, kemenangan Ubed tidak cukup mengangkat performa tim secara keseluruhan. Ganda pertama Muhammad Rian Ardianto/Leo Rolly Carnando kalah dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dengan skor 16-21, 17-21. Tunggal kedua Prahdiska Bagas Shujiwo juga takluk dari Yushi Tanaka dengan skor 11-21, 15-21.










