Jakarta – Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, meluruskan komentarnya soal Liam Delap yang sempat jadi sorotan. Ia menegaskan, ucapannya bukan untuk menyerang sang pemain.

Maresca mengaku sudah berbicara dengan Delap. Sang pemain pun disebutnya telah meminta maaf.

“Saya sudah bicara dengan Liam. Dia tahu situasinya, dia sadar telah melakukan kesalahan, dan dia langsung meminta maaf kepada semua orang di ruang ganti,” kata Maresca dalam konferensi pers jelang laga Chelsea kontra Tottenham Hotspur, Sabtu (26/10).

Sebelumnya, Maresca sempat menyebut Delap “bermain untuk dirinya sendiri” usai kemenangan 4-3 atas Wolverhampton Wanderers. Ia juga menyayangkan kartu merah yang diterima striker berusia 21 tahun itu.

Maresca menjelaskan, kesalahpahaman terjadi karena faktor bahasa. Ia menyebut, maksudnya bisa terdengar berbeda saat diterjemahkan dari bahasa Italia ke bahasa Inggris.

“Yang saya maksud adalah Liam terlalu fokus pada duel pribadinya dengan bek tengah lawan. Itu hal yang wajar untuk pemain muda. Dia punya potensi besar, hanya saja ada beberapa hal yang masih perlu ia benahi,” jelas Maresca.

Absennya Delap karena kartu merah menjadi kerugian bagi Chelsea saat melawan Tottenham. Namun, Maresca menegaskan tidak ada masalah pribadi antara dirinya dan sang pemain.

Chelsea sendiri tengah menghadapi masalah kedisiplinan. Dalam sembilan pertandingan terakhir, The Blues sudah mengantongi lima kartu merah.

Maresca mengakui, masalah ini perlu segera diperbaiki. Ia juga memastikan Cole Palmer masih belum bisa dimainkan. Namun, Enzo Fernandez, Moises Caicedo, dan Joao Pedro sudah siap kembali ke skuad.

Chelsea saat ini berada di peringkat kesembilan Liga Primer Inggris, terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur yang duduk di posisi ketiga. Laga melawan Spurs akan menjadi ujian besar bagi Maresca dan timnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *