Sepang – Francesco “Pecco” Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo Team, gagal meraih podium di MotoGP Malaysia, Sirkuit Sepang, Selasa (28/10/2025), akibat ban belakang motornya bocor saat balapan.
Insiden ini memaksa Bagnaia masuk pit dan mengubur harapannya untuk meraih poin maksimal. Lampu peringatan tekanan ban menyala di dashboard motornya.
Michelin dan tim Ducati memastikan masalah ini bukan disebabkan oleh kesalahan pengaturan. Mereka menduga faktor eksternal di lintasan menjadi penyebab utama kebocoran.
Padahal, Bagnaia memulai balapan dengan sangat baik. Ia berhasil meraih pole position dan memenangkan Sprint Race.
Namun, memasuki lap ke-12, Bagnaia merasakan keanehan pada motornya. Piero Taramasso, manajer teknis Michelin, mengungkapkan Bagnaia melihat indikator tekanan ban menyala.
Data telemetry tim Ducati menunjukkan tekanan ban belakang hanya 0,74 bar, jauh di bawah batas minimum yang disarankan Michelin, yaitu 1,6 bar.
Setelah balapan, teknisi Michelin menemukan lubang kecil di ban belakang motor Bagnaia. Analisis awal menunjukkan lubang tersebut disebabkan oleh serpihan karbon tajam dari motor lain.
Bagnaia sempat mencoba bertahan, tetapi akhirnya memutuskan masuk pit pada lap ke-18. Ia finis di luar 10 besar dan kini berada di posisi ke-4 klasemen MotoGP 2025, tertinggal lima poin dari Marco Bezzecchi.











